June 2011
Mendengar durian yang terlintas di pikiran orang adalah buah lezat tapi jahat karena kadar lemaknya super tinggi. Tapi jangan takut dulu, jika dimakannya tidak berlebihan durian justru bisa jadi obat.
Durian paling banyak mengandung karbohidrat, lemak dan protein. Tak cuma itu, zat-zat lain seperti serat, kalsium, asam folat, magnesium, zinc dan besi juga ada di dalamnya.
Karena kalorinya yang tinggi, buah durian bersifatpanas sehingga pasien diabetes atau ibu hamil sangat tidak dianjurkan makan durian.

Bayangkan saja dalam 100 gram durian terkandung 147 Kkal. Itu artinya ketika seseorang makan 1 kg durian, jumlah kalori yang ia dapatkan 1.470 Kkal atau sudah sebanding dengan porsi makannya selama satu hari.
Durian juga banyak mengandung gula meski ada kandung mangan yang bisa menjaga kadar gula tetap stabil. Bagi ibu hamil, durian diyakini tidak baik karena mengandung banyak gula dan sedikit alkohol.
Meski belum ada penelitian yang membuktikan bahwa durian memicu kontraksi dan keguguran, ibu hamil selalu dianjurkan untuk tidak terlalu banyak makan buah ini.
Gangguan pencernaan juga bisa terjadi jika durian dikonsumsi bersama dengan minuman beralkohol. Penelitian di University of Tsukuba, Jepang bahkan membuktikan kandungan sulfur pada durian bisa menghambat metabolisme alkohol dan bisa memicu kematian.

Nah, itu semua bahaya yang ada pada durian jika memakannya terlalu banyak atau dibarengi dengan makanan tinggi kolesterol lainnya seperti daging atau alkohol.
Di sisi lain, durian yang dijuluki sebagai ‘raja buah’ ini juga banyak manfaatnya yang tidak hanya didapatkan dari daging buahnya tapi kulit dan daunnya juga berguna. Kulitnya bisa untuk mengusir nyamuk dan mengobati kurap sementara daunnya banyak dipakai sebagai ramuan penurun panas.
Namun karena tidak banyak orang yang mengonsumsi daun durian apalagi kulitnya, manfaat dari daging buah durian yang lezat tentu lebih mudah didapatkan.
Dikutip dari Healthmad, Jumat (12/11/2010), berikut ini adalah beberapa penyakit yang bisa diatasi dengan makan buah durian yang tidak terlalu banyak.
Mengatasi sembelit karena banyak mengandung serat
Mengatasi anemia karena mengandung folat atau Vitamin B9 yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah
Menjaga kesehatan kulit karena mengandung Vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dan antipenuaan
Mengandung banyak potasium atau kalsium sehingga baik untuk keseahtan tulang dan persendian
Asal tidak dimakan berlebihan, kandungan mangaan dalam durian bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil
Mengandung senyawa tembaga yang bisa menjaga kesehatan kelenjar tiroid
Menjaga nafsu makan karena banyak mengandung thiamin atau Vitamin B1
Mengatasi migrain karena mengandung senyawa riboflavin atau Vitamin B2
Meredakan stres dan mengatasi depresi karena mengandung Vitamin B6 atau piridoksin
Menjaga kesehatan gigi dan mulut karena mengandung posphor.
Tapi jika Anda makan durian yang didapat malah badan tidak enak, coba cek lagi berapa banyak durian yang sudah dimakan dan apa saja teman makan duriannya sehingga memicu tak enak badan.

Sumber : http://www.detikhealth.com


Minum jus anggur bisa mengurangi bahkan mengembalikan memori di otak yang sudah hilang. Fakta ini bisa jadi alternatif pengobatan untuk mencegah pikun atau penyakit Alzheimer.

Peneliti dari bagian psikiatrik University of Cincinnati percaya bahwa kandungan antioksidan yang terdapat pada kulit dan daging buah anggur adalah kuncinya. Sebanyak 12 orang yang kehilangan memorinya mengikuti studi tersebut.

Mereka dibagi dalam dua grup, yaitu grup yang mendapat minuman jus anggur dan grup yang mendapat minuman plasebo (semu/tanpa kandungan anggur). Selama 3 bulan studi berlangsung partisipan diberi tes memori secara rutin untuk mengetahui kemampuan otaknya, terutama kemampuan mengingat.

Hasil tes memori tersebut menunjukkan efek yang signifikan pada partisipan yang diberi jus anggur. “Mereka yang minum jus anggur menunjukkan hasil tes memori yang lebih baik dibanding mereka yang tidak minum jus anggur, baik pada tes verbal maupun non verbal,” ujar Dr Robert Krikorian seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (10/12/2009).

Penemuan ini dibahas dalam The International Polyphenols and Health Conference di Harrogate, North Yorkshire dan disarankan untuk membantu penderita Alzheimer atau pikun. Studi ini juga menegaskan teori yang mengatakan bahwa antioksidan dapat membantu mengurangi kemunduran fungsi otak.

Percobaan terhadap partisipan berusia 75 hingga 80 tahun yang sudah punya gangguan ingatan ini menunjukkan bahwa minuman anggur bisa mengurangi gangguan ingatan bahkan meningkatkan kemampuan mengingat.

Pada tahun 2006, peneliti di Amerika sudah melakukan studi tentang pengaruh jus sayur dan buah terhadap risiko penyakit Alzheimer. Dari studi yang dilakukan Vanderbilt University terhadap 2.000 orang tersebut, memang ditemukan bahwa sayur dan buah yang mengandung antioksidan sangat baik untuk mencegah risiko hilang ingatan.

Peneliti menemukan pengurangan risiko gangguan ingatan hingga 76 persen bagi mereka yang suka minum jus 3 kali seminggu dibanding mereka yang jarang minum jus atau hanya minum sekali dalam seminggu.

Detik.com
Luka bakar boleh jadi tidak masuk ke dalam 3 tertinggi penyebab kematian utama di Indonesia dan dunia. Namun, luka bakar yang luas sering berakibat fatal. Banyak penderita korban kebakaran atau terkena sengatan listrik telah meregang nyawa ketika mereka tiba di rumah sakit.




Hal utama yang dilakukan dalam menangani luka bakar yang luas adalah
koreksi cairan tubuh dan pencegahan terhadap infeksi. Seseorang yang mengalami luka bakar luas, cenderung lari kesana kemari untuk mencari bantuan. Hal ini akan menyebabkan tubuhnya terkena angin dan evaporasi cairan tubuh semakin besar, keadaan ini akan berakhir dengan dehidrasi. Oleh karena itu, jika ada saudara, teman, ataupun keluarga yang mengalami luka bakar luas karena kebakaran misalnya ada baiknya anda sarankan untuk diam di tempat (stop), jatuhkan (drop), dan gulingkan (roll) agar api segera padam.

Ketika membawa orang yang terkena luka bakar, jangan biarkan mereka dalam keadaan yang terbuka. Kita bisa menggunakan selimut basah untuk menyelimutinya, atau menurut dr. Moerbono M, sp.KK dapat menggunakan daun pisang yang dibersihkan terlebih dahulu. Menurut Madhori A.Gore dan Deepika Akolekar pada jurnalnya yang berjudul ” Evaluation off Banana Leaf Dressing for Partical Thickness Burn Wounds” daun pisang mempunyai berbagai keunggulan dalam penggunaannya pada luka bakar.

Daun pisang dapat mengurangi penguapan cairan karena terdapat lapisan lilin. Daun ini juga menimbulkan sensasi dingin pada kulit tubuh, tidak melekat pada luka, dan mempunyai permukaan yang luas sehingga dapat melingkupi semua bagian tubuh. Pada penelitian yang dilakukan oleh Evi Rohmatun yang berjudul ”Sifat Fisis dan Efek Salep Ekstrak Daun Pisang Muda (Musa Paradisiaca, Linn) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Kulit Punggung Kelinci” ekstrak daun pisang muda membantu penyembuhan luka bakar dengan hasil yang cukup signifikan.

Oleh karena itu jika mendapati korban luka bakar seperti kebakaran. Suruhlan sang korban berhenti (stop), jatuhkan (drop), dan gulingkan (roll). Selanjutnya selimuti tubuhnya dengan daun pisang yang telah dibersihkan dengan NaCL ataupun alkohol dan segera larikanlah ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan koreksi cairan serta pencegahan terhadap infeksi.
Sejenis tanaman liar yang mematikan dan membahayakan manusia dilaporkan telah “menyerang” Uganda. Tanaman yang disebut “Congress” itu oleh media setempat pekan lalu disebutkan telah menewaskan ternak dan “mencekik” tanaman lain. Tanaman yang secara ilmiah dikenal dengan nama Parthenium hysterophorus itu terlihat berkembang biak secara cepat di beberapa tempat, terutama di sepanjang jalan raya di seluruh Uganda, mulai dari Busia sampai Kabale.


Dr Gad Gumisiriza, pemimpin proyek penangan spesies yang menyerbu negeri tersebut di Kementerian Pertanian, sebagaimana dikutip oleh media milik pemerintah, Vision, Sabtu (14/3), mengonfirmasi bahwa rumput liar itu sejauh ini telah ditemukan sedikitnya di 12 kabupaten.

Gambar: Rumput Conggres, Tanaman Cantik yang Mematikan

“Ini adalah tanaman liar yang sangat agresif yang perlu ditangani segera. Jika kita menundanya, tanaman tersebut dapat tumbuh dan tak terkendali,” kata Gumisiriza, sebagaimana dilaporkan kantor berita China, Xinhua.

Daerah yang paling terpengaruh ialah Busiu di sepanjang jalan raya Tororo-Mbale dan kota kecil perbatasan Busia, yang masing-masing menghadapi dua are rumput liar. Daerah lain yang terpengaruh meliputi Karengare di kabupaten Kabale, kota kecil Mbarara, dewan kota kecil Bugembe di Jinja, Ibanda, Namutumba di sepanjang jalan rayat Tirinyi, Busesa di kabupaten Iganga, Namulemba di kabupaten Bugiri, dan Taman Nasional Ratu Elizabeth di kabupaten Kasese.

Di Kampala dan kota kecil Masaka, sebagian penjual tanaman hias didapati menanam tanaman “Congress” sebagai tanaman bunga tanpa mengetahui itu adalah spesies asing yang berbahaya. “Banyak dukun juga menggunakan tanaman tersebut untuk mengusir roh jahat,” kata Gumiriza.

Biasa Digunakan oleh dukun untuk mengobati
Meskipun kelihatan cantik dan beraroma wangi, rumput “Congress” dilaporkan termasuk di antara 10 jenis rumput liar yang paling berbahaya di dunia.

Jika terjadi kontak dengan tubuh manusia, tanaman itu mengakibatkan dampak seperti luka bakar yang bisa membuat kulit terkelupas. Jika serbuk bunganya terisap, itu dapat mengakibatkan penyakit seperti asma atau gejala seperti influenza yang tak kunjung reda. Hewan yang memakannya menghasilkan susu berbau tak sedap dan bahkan dapat mati.

Menurut Gumisiriza, rumput liar tersebut dapat mengurangi produksi jagung sampai 40-60 persen. Tanaman liar itu juga dapat mengurangi jumlah padang rumput di daerah padang rumput sampai 90 persen.
Kementerian Pertanian berencana menangani rumput liar tersebut dengan menggunakan semprotan kimia, mencabutnya sampai ke akar dan merusaknya untuk membunuh tanaman liar itu.

“Kami telah menyiapkan program untuk menyemprot rumput liar di daerah utama. Kami juga telah menghubungi Kenya untuk melihat bagaimana kami dapat menangani rumput liar tersebut di daerah tak bertuan di perbatasan Busia,” kata Gumiriza.

“Sementara ini kami akan terus memantau dan menciptakan kesadaran mengenai bahayanya rumput liar itu,” katanya.

Dari Meksiko
Tanaman “Congress“ diduga masuk ke Uganda dari Meksiko melalui Ethiopia dan Kenya. Tanaman tersebut secara tak sengaja masuk ke Ethiopia melalui padi-padian bantuan yang diimpor dari Meksiko selama kelaparan luas yang melanda negara di Tanduk Afrika itu pada pertengahan 1980-an.
Rumput tersebut tersebar terutama oleh truk jarak jauh, sungai, aliran air, dan banjir akibat badai.
Rumput liar itu dapat tumbuh setinggi orang dewasa dan menghasilkan puluhan ribu benih dalam satu atau dua bulan.
Bibitnya tumbuh dengan mudah tapi jika tanahnya tidak basah, benih itu dapat bertahan sampai 20 tahun.

Maret 2007 Eddy Prijono pensiun pada usia 53 tahun. Alih-alih kesibukannya berkurang, justru kian meningkat. Mantan karyawan Telkom itu kini rutin memasok pasar swalayan dan produsen olahan ubijalar, 4-5 ton per bulan dengan harga Rp8.700 per kg. Eddy meraup omzet Rp43-juta per bulan. Pendapatan itu jauh lebih besar ketimbang saat ia bekerja sebagai karyawan di perusahaan plat merah itu.

Eddy Prijono hanya memasok ubijalar cilembu yang manis legit. Ubijalar itu dikembangkan di Kecamatan Pamulihan, Rancakalong, dan Tanjungsari, semuanya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Hasil panen para pekebun ia beli seharga Rp4.000-Rp5.000 per kg. Satu kg terdiri atas 2-3 umbi. Anggota famili Convolvulaceae itu lantas dikirim ke produsen penganan di Jawa Timur dan Malang. Eddy memperoleh harga Rp8.700 per kg, termasuk ongkos kirim dari Sumedang ke Surabaya. Menurut Eddy biaya pengiriman mencapai Rp300 per kg.

Laba bersih yang diterima pria kelahiran 1954 itu Rp3.400 per kg atau total Rp13-juta per bulan. 'Di Jawa Tengah dan Jawa Timur tidak ada ubi cilembu,' katanya. Itu peluang baginya. Oleh karena itu saat masih menjadi karyawan Telkom Bandung ia merintis pasar, pada 1998. Setiap kali berdinas ke Surabaya atau Malang, mobilnya dipenuhi ubijalar: ada yang matang, tetapi sebagian besar mentah. Ia menawarkan kepada pasar swalayan dan produsen penganan. Kebetulan pada 2004 Eddy dipindahtugaskan ke Surabaya. Ia semakin leluasa berbisnis umbi kerabat kangkung itu.

Saat ini volume pasokan berkisar 4-5 ton per bulan. Salah satu produsen penganan berbahan baku ubijalar adalah Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu (SPAT) Malang yang mengelola Bakpao Telo. 'Setiap bulan perusahaan itu memerlukan 4 ton telo alias ubijalar sebagai bahan baku bakpao', katanya.
Semua pasokan mengandalkan produksi para pekebun yang dibinanya sejak 10 tahun lampau. Eddy menerima seluruh panen pekebun dengan syarat: umbi sehat, bebas serangan hama dan penyakit, warna kulit kuning gading, berurat, diameter sekitar 7 cm, dan bentuknya lurus.

Dengan sistem kemitraan itu, pekebun juga merasa untung. Menurut Maman Rukmana, pekebun ubijalar di Kecamatan Pamulihan, Sumedang, biaya untuk memproduksi 1 kg ubijalar cilembu hanya Rp1.500. Artinya, jika Eddy membelinya Rp5.000, pekebun plasma memperoleh laba Rp3.500/kg. 'Keuntungannya masih cukup tinggi,' kata Maman. Harga stabil

Maman membudidayakan ubijalar di lahan 1.000 m2, warisan orangtuanya. Hasilnya 1,2 ton tandas diborong pedagang. Harganya pun stabil, tak seperti sayuran lain yang harganya anjlok ketika produksi melimpah di pasaran.

Sedikit demi sedikit lahan Maman bertambah seiring meningkatnya pamor ubi cilembu. Kini luas lahannya mencapai 1 ha. Dengan jarak tanam 10 cm x 15 cm, total ada sekitar 600.000 tanaman di lahan seluas itu. Dalam 4 bulan Maman akan memanen 12 ton ubijalar.

Saat ini total permintaan setiap minggu mencapai 9 ton. Permintaan datang dari eksportir di Jakarta dan pengepul di Surabaya. Sayang, Maman baru sanggup memenuhi 3,5 ton saja. 'Itu pun sudah bekerja sama dengan pekebun lain,' kata Maman. Karena jika mengandalkan hasil panen sendiri, tentu tidak akan mampu memenuhi banyaknya permintaan.
Salah satu pekebun mitra adalah Ayit di Rancakalong, Sumedang. Pria 39 tahun itu sebelumnya hanya menanam padi. Karena kerap merugi ketika harga anjlok, ia beralih mengebunkan ubijalar. Ubijalar dibudidayakan di lahan 2.000 m2. Dari lahan seluas itu, Ayit memanen 2-2,5 ton.

Dengan harga jual Rp3.000/kg, pria yang berkebun sejak 1990-an itu memperoleh omzet Rp6-juta-Rp7,5-juta per musim tanam. Setelah dikurangi biaya produksi Rp3,5-juta, Ayit mengutip laba bersih Rp2,5-juta-Rp4-juta per musim tanam atau Rp625.000-Rp1,8-juta/bulan.Sarat gizi
Ubijalar kerap dipandang sebagai penganan kelas 2. Padahal, sebetulnya umbi itu kaya gizi. Berdasarkan hasil analisis Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Universitas Pasundan dan Fakultas Pertanian Universitas Winayamukti, Bandung, ubijalar mengandung 60,72% karbohidrat, 1,4% protein, 0,7% lemak, 14,16% gula total, 8,47% sukrosa 80 mg/100 gram vitamin C, 0,4 mg/100 gram riboflavin, 0,6 mg/100 gram niacin, dan 0,1 mg/100 gram tanin.

Dengan diolah menjadi penganan eksklusif, masyarakat pun tak sungkan mengkonsumsinya. Apalagi khasiatnya juga beragam. Oleh karena itu permintaan terhadap ubijalar pun meningkat. Bahkan, ubijalar Cilembu kini masuk pasar mancanegara. Sejak 2003 Singapura dan Jepang meminta pasokan boled-sebutan ubijalar di tanah Sunda. Singapura minta dipasok minimal 3 ton per minggu, sedangkan Jepang 12 ton per 2 minggu.

Jenis yang diminta tak hanya cilembu, tapi juga ubijalar lain seperti marasaki yang berwarna ungu. Sumaji, misalnya setiap hari harus keliling kampung di Nongkojajar, Pasuruan, Jawa Timur, untuk mencari pekebun yang tengah panen marasaki. Sehari ia harus memperoleh 1-2 ton ubijalar untuk memenuhi permintaan pedagang dan pabrik. Dengan harga jual Rp1.300 per kg, setidaknya omzet Rp1.300.000 memenuhi pundi-pundi kantongnya setiap hari. Sumaji mengutip Rp300/kg, sehingga pendapatan bersihnya Rp9-juta per bulan.
Permintaan juga datang dari daerah lain seperti Bandung, Jakarta, sampai Sumatera yang mencapai lebih dari 50 ton per bulan. Itu belum termasuk permintaan dari pabrik getuk di Malang yang minta dikirim 100 ton per 6 bulan. Karena itu ia juga menampung hasil panen pekebun di Pacet, Trawas-keduanya di Mojokerto-Blitar, dan Dampit. Ubi yang ditampung harus bebas hama penyakit dan berukuran minimal 200 gram. Pewarna
Manisnya bisnis ubijalar bukan berarti tanpa kendala. Jika penanaman dilakukan pada musim pancaroba, ubi rentan terserang hama lanas. Lanas hama yang paling banyak menyerang ubijalar. Serangan hama itu mampu menyebabkan kerugian bagi pekebun ubi. Maman misalnya, pada Juni 2006 rugi sampai Rp17-juta akibat serangan hama itu. Gawatnya lagi, hama itu belum ditemukan cara pengendaliannya.
Padahal bila hambatan teratasi, pasar ubijalar terbuka. Tak hanya pasar domestik, tapi juga pasar ekspor. Misalnya Luki Budiarti, eksportir di Malang. Sejak 2002 ia memasarkan marasaki ke Okinawa, Jepang. Kebetulan teman dari rekan bisnis Luki sedang mencari ubi untuk diolah di Jepang. Yang dicari adalah ubijalar ungu yang sudah matang. Selain sebagai bahan penganan, ubi itu juga dijadikan sebagai zat pewarna makanan.

Awalnya Luki hanya sanggup mengirim 2 kali dalam setahun, masing-masing 15 ton sekali kirim. 'Barangnya masih belum banyak,' kata Luki. Pada 2004 ia mulai bisa mengirim ubi setahun 3-4 kontainer berkapasitas 26 ton. Bahkan pada 2007 lalu, ia mampu mengirim lebih dari 4 kontainer. Dengan harga jual Rp9.000 per kg, setidaknya pendapatan tiap kontainer mencapai Rp250-juta. Luki pun mengakui manisnya keuntungan dari ubi manis.
Sayuran organik (corbis.com)
VIVAnews - Menanam sayuran organik di rumah merupakan satu pilihan cerdas. Keluarga sehat bisa mengonsumsi makanan organik setiap hari. Rumah pun hijau dan cantik.
Menanam sayuran organik cukup mudah dilakukan sendiri di rumah. Perawatannya tak jauh berbeda dengan tanaman hias atau bunga. Cukup rawat dengan pupuk alami seperti kompos. Hindari pupuk kimia atau pestisida.
Tak perlu pula pekarangan atau kebun luas untuk menanamnya. Sayuran organik bisa tumbuh di dalam pot. Dengan pilihan pot yang menarik dan unik, Anda bisa menempatkannya di sudut-sudut ruang sebagai hiasan.
Sayuran organik memang banyak dilirik seiring meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. Tapi banyak dari mereka kemudian mengurungkan niat mengonsumsi makanan organik lantaran harganya mahal. Harga sayur organik bisa 75 persen lebih mahal dibanding sayur biasa.
Untuk bisa menikmati sayuran organik setiap hari, buatlah siklus tanam yang efektif. Dengan demikian, ketika ada satu sayuran yang selesai dipanen, masih ada sayuran di pot lain yang siap dipanen. Beberapa sayuran organik yang bisa coba Anda tanam antara lain sawi, kangkung, cabe, wortel, dan pandan.
• VIVAnews

Selama ini kita tahu bahwa kanker hanya bisa diobati dengan terapi kemo. Namun tampaknya persepsi ini harus dihapus dan dibuang sejauh-jauhnya. Kenapa? Karena sebenarnya ada obat alami untuk membunuh sel kanker yang kekuatannya SEPULUH RIBU KALI LIPAT lebih ampuh dibanding terapi kemo. Obat alami ini adalah buah yang familiar dengan orang Indonesia.

Jawabnya adalah : Buah Sirsak!

Tapi kenapa kita tidak tahu ?

Karena salah satu perusahaan dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini serapat-rapatnya, mereka ingin dana riset yang di keluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya di jual ke pasar dunia…

Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia-sia, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat-rapat rahasia keajaiban pohon graviola ini.

Di brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana” bahasa inggrisnya “soursop”. Di Indonesia, ya buah sirsak. Buahnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau di buat jus.

Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali system syaraf yang kurang baik.

Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Science Institute bagi orang2 amerika adalah institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Fakta yang mencengangkan adalah : jauh dipedalaman hutan amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.

Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa :

• Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, Tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.

• Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.

• Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.

• Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.

Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil test dari ekstrak ( sari ) buah ini adalah

• Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.

• Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin dan Terapi Kemo yang biasa di gunakan.

• Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat.

Riset telah di lakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa2 mengenai hal ini ? jawabnya adalah : begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan.

Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : Kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan reumatik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan dana dan sumber daya manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker.

Tapi, kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa?

Dibawah undang2 federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISAdipatenkan.

Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/cloning dari Graviola ini agar bisa di patenkan sehingga dana yang di keluarkan untuk riset dan aneka test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di-kloning. Perusahaan gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk riset dan aneka test.

Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.

Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari team riset tidak tega melihat kekejaman ini terjadi. Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan2 alami dari hutan amazon untuk pembuatan obat.

Ketika para pakar riset dari Health Science Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif.

The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak di publikasikan.

Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang di lakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.

Suatu studi yang di publikasikan oleh The Journal of Natural Products meyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di korea selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamicin dan Terapi Kemo.

Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah : Graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh/terganggu . Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif : rasa mual dan rambut rontok.

Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker : prostate, pancreas, dan Paru2.

Setelah selama kurang lebih dari 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari lembaga2 tersebut di atas.

Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budidayakan dan di panen oleh orang2 pribumi Brazil, kini bisa di peroleh di Amerika.

Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.

Untuk pencegahan:

disarankan makan atau minum jus buah sirsak.

Untuk penyembuhan:

- 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap

dan air tinggal 1 gelas saja.

- Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali.

- Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.

Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat.

Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi,

bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal.

Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal.

Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun.

Sebar luaskan kabar baik ini kepada keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi.

Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat di jumpai dalam Beyond Chemotherapy : New Cancer Killers, Safe as Mother’s Milk, sebagai free special bonus terbitan Health Science Institute.

Artikel ini hasil terjemahan Health Science Institute.

Sumber : http://uniqpost.com/