Ketika asam lambung naik dari perut menuju kerongkongan akan menimbulkan rasa sakit dan nyeri di dada yang tentu saja sangat tidak nyaman dirasakan.

Untuk menyembuhkannya, kamu tidak melulu harus mengonsumsi obat-obatan asam lambung dari dokter karena ini masih tergolong penyakit gangguan ringan yang masih bisa diatasi dengan cara-cara alternatif lainnya.

Sebetulnya memang banyak obat-obatan untuk mengatasi rasa nyeri di dada akibat asam lambung ini, bahkan kamu bisa menjumpainya di minimarket-minimarket di pinggir jalan. Tapi coba kamu mulai kurangi konsumsi obat-obatan karena untuk jangka panjang, efeknya tidak bagus. Cobalah beralih ke cara-cara alternatif.

cara alternatif yang ampuh mengatasi asam lambung yang bandel.

Baking Soda


Menurut Jacqueline Wolf, seorang pakar kesehatan dari Harvard Medical School, mengatakan, “Baking soda bisa digunakan pada sebagian besar orang dengan nyeri dada karena asam lambung. Sifatnya basa, bisa membantu menetralisir asam,”.

baca juga

Penyakit Rabun,Katarak,Minus Dan Plus Sembuh Dengan Kitolod

Rekomendasi dari Wolf untuk menggunakannya sebagai pereda nyeri adalah dengan mencampurkan 1 sendok teh baking soda ke segelas air, lalu diminum.

Akan tetapi, apabila sakit nyeri akibat asam lambung ini terus berulang beberapa kali, coba cara lain yang selanjutnya, lantaran penggunaan baking soda sebagai pereda nyeri terlalu sering bisa mengakibatkan efek samping. Hal ini karena baking soda mengandung kandungan garam yang memiliki efek samping mual atau muntah.

Permen Karet



Salah satu penelitian di Journal of Dentar Research mengatakan bahwa mengunyah permen karet selama kurang lebih 30 menit setelah makan dapat mengurangi keluhan naiknya asam lambung.


Rebecca Moazzez, selaku orang yang memimpin penelitian itu menyimpulkan bahwa, dengan mengunyah permen karet dalam jangka waktu yang lama akan merangsang laju pelepasan air liur di mulut. Dengan begitu, asam yang sudah terkumpul di dalam perut akan tercuci serta bersih lebih cepat.

Lidah Buaya


Seorang dokter dari University of Texas Medical Branch, dr. Siepina, menyarakan untuk mengonsumsi 1/2 gelas jeli lidah buaya setiap sebelum makan bagi orang-orang yang sering mengalami nyeri di dada karena asam lambung.

Karena menurutnya, lidah buaya dapat meredakan inflamasi di kerongkongan sebagaimana lambung.

Pisang


Manfaat buah pisang sangat banyak sekali. Tidak hanya memiliki rasa yang enak dan kandungan yang bergizi, lebih dari itu, pisang juga bisa digunakan sebagai penawar bagi penderita asam lambung.

Buah ini dapat berfungsi sebagai antasida alami dengan bekerja sebagai pelapis dinding perut dan saluran cerna yang bisa menahan iritasi oleh asam lambung.

Akan tetapi ada satu hal yang perlu diperhatikan, tidak semua penderita asam lambung cocok menggunakan pisang sebagai pereda, dalam beberapa kasus pisang malah menjadi bumerang yang memperburuk rasa sakit. Apabila dengan sekali percobaan belum berhasil, lebih baik tidak usah diteruskan.

Jahe

Penggunaan jahe sebagai pereda asam lambung harus diperhatikan secara betul, karena jahe hanya akan berfungsi apabila takarannya benar-benar pas. Takarannya tidak boleh lebih dari 3 gram perhari.

Memang secara ilmu pengetahuan belum banyak yang meneliti tentang manfaat jahe untuk asam lambung, akan tetapi menurut pengalaman secara turun temurun, jahe sudah banyak berjasa sebagai pereda nyeri di dada karena asam lambung.

Caranya hanya dengan mencampurkannya sebagai bumbu masakan pada makanan-makanan yang berisiko meningkatkan kadar asam lambung.

Kunyit


Seperti jahe, kunyit juga salah satu obat tradisional asam lambungsudah turun temurun yang dikenal berkhasiat meredakan nyeri di dada karena asam lambung.

Cara membuatnya pun tidak terlalu sulit. Kamu hanya perlu menyiapkan satu ruas kunyit yang sudah dicuci. Kunyit tersebut kemudian dicincang dan direbus dengan air sekitar 400 ml. Biarkan air rebusan kunyit mendidih hingga 15 menit lalu angkat dan saring air tersebut. Kamu bisa meminumnya dengan ditambah madu agar terasa lebih enak.

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: